Raja Puri Agung Denpasar ” Ida Cokorda Ngurah Jambe Pemecutan IX”

Bali merupakan pulau seribu pura yang dikenal sebagai pulau dewata. Keanekaragaman pun bermacam di Bali, yakni dari sisi agama, suku, budaya serta adat nya. Bali merupakan pulau yang memiliki tingkat toleransi umat beragama yang sangat diperhitungkan ratingnya.

Adapun silsilah kerajaan yang masih kental untuk di lestarikan di Bali yang dipimpin oleh para keturunannya saat ini. Kerajaan pemecutan salah satunya, saat ini tongkat kepemimpinan raja dipuri agung Denpasar yang bernama Ida Cokorda Ngurah Jambe Pemecutan IX merupakan salah satu tokoh Bali yang di hormati dari sisi ketokohannya. Raja puri agung Denpasar ini merupakan dewan pembina Pejuang Bravo Lima pusat sekaligus menjadi dewan penasehat di DPD PBL Bali.

Posisi tengah : I Putu Putra Jaya Wardana.ST.MT (MsTR), Posisi Kanan : Ida Cok. Ngurah Jambe Pemecutan IX, Posisi Kiri : Eka Hasibuan

I Putu Putra Jaya Wardana. ST. MT (MsTR) selaku ketua umum DPD Pejuang Bravo Lima Bali bersama sekjen DPD PBL Bali Eka Hasibuan mewakili pengurus DPD PBL Bali hadir menemui (sowan) kepada beliau untuk meminta selalu arahan terkait dengan PBL Bali kedepan.

Etika yang dilakukan oleh ketua DPD PBL Bali tentunya mendapatkan apresiasi dan dukungan oleh sang Raja puri agung Denpasar agar selalu berbuat untuk Bali apa lagi merupakan putra daerah Bali.

Ketua umum PBL Bali yang sekaligus menjadi tenaga ahli Gubernur Bali termuda, menyampaikan “Kita anak muda hanya butuh ruang kepercayaan, kita anak muda mengedepankan kepentingan organisasi diatas kepentingan individu, untuk PBL Bali. Apapun isu miring yang kami terima, kami menerima dan menghadapi dengan humanis, itulah lingkungan, ada yang suka dan tidak suka.  Pada dasarnya kita bekerja untuk organisasi PBL untuk lebih maju dan selalu mendukung program Bapak presiden RI. Sapa Ketua DPD PBL Bali saat dijumpai di lokasi.