FOTO : Pengurus Kabupaten Badung Pretisentana Arya Brangsinga.(Sumber : Punapigatra)

Arya Brangsinga merupakan kakak tertua dari tiga bersaudara yakni Arya Tangkas dan Pegatepan. Ketiga putra tersebut merupakan anak dari Sira Arya Kanuruhan. Dengan cara melestarikan konsep leluhur, tentunya pratisentana sangat meyakinkan bahwa sesungguhnya pemujaan itu ada. Terlihat beberapa skop tempat pemujaan kepada leluhur dari yang terkecil yaitu Merajan Alit sampai dengan terbesar yaitu Pedarman. Tempat pemujaan atau Kawitan Arya Brangsinga saat ini berada di Kabupaten Gianyar Kecamatan Blahbatuh, dimana dengan estimasi jumlah kepala keluarga pratisentana kurang lebih 8000 di Bali.

Melihat perkembangan zaman yang tidak dapat dibendung diera digital membuat para pelingsir pratisentana khususnya Arya Brangsinga antisipasi untuk melestarikannya dengan cara merangkul anak muda didalam konsep “ngayah” antara lain berada pada satu struktur organisasi. Terlihat dalam pembentukan struktur yang diprakarsai oleh Nyoman Suarjana dan di hadiri oleh salah satu pelingsir Pretisentana Kanuruhan Dr. I Wayan Arta Dipa.SH.MH merangkap sebagai Wakil Bupati Karangasem. Acara tersebut dilangsungkan di Ocean Hai Resto Kedonganan dan dihadiri oleh perwakilan prestisentana Arya Brangsinga masing-masing kecamatan di Badung.

FOTO : Sebelah kiri I Nyoman Suarjana, Tengah I Wayan Arta Dipa, Sebelah kanan I Putu Putra Jaya Wardana. (sumber : Punapigatra) 

Ketua Badung yang terpilih adalah Nyoman Suarjana dan Sekretaris anak muda I Putu Putra Jaya Wardana. SE.MT (MsTR) dan I Gede Warsa. Tentu kita membentuk pola sebagaimana mestinya untuk ngayah kepada leluhur berlandaskan keyakinan. Kita berharap dari Kabupaten Badung mampu menjadi influencer bagi Kabupaten lainnya ujar Sekretaris muda tersebut. Dan kita berterimakasih kepada para pelingsir dan generasi sebelum kita sudah merangkul dan membina untuk saling menghubungkan lintas generasi agar selalu mengenal keluarga besar prestisentana Arya Brangsinga. ( 27/10/19 )